Okultisme
Pengertian
Okultisme
Okultisme
(Occultism) berasal dari kata Okult (Occult) yang berarti ; gelap, dari bahasa
Latin occultus = rahasia, occulere = tersembuyi, misteri, gaib. Okultisme berarti : Ajaran, doktrin,
paham, kepercayaan terhadap kekuatan-kekuatan yang bersifat gelap, misterius,
tersembunyi, gaib dalam hubungannya dengan kuasa kegelapan atau setan Kult
(Cult) berarti : cara penyembahan kepada para dewa atau setan-setan.
Okultisme
pada dasarnya merupakan ilmu yang alami. Okultisme seperti berbagai ilmu
pengetahuan lainnya merupakan pengetahuan yang bersifat netral yang tidak
memihak. Okultisme adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan tersembunyi yang
terdapat dalam alam semesta, pada diri dan lingkungan kita. Tujuan akhirnya
bagi praktisi okultisme adalah pemahaman dan pengertianyang sebenarnya tentang
diri sendiri yang lebih tinggi yang kemudian akan menghasilkan pencerahan dan
kebijaksanaan yang akhirnya akan mendekatkan diri pada sang pencipta (Morris
mengutip dari Ensiklopedia Nasional Indonesia: Okultisme disebut sebagai
FILSAFAT tentang hal-hal tersembunyi yang meliputi ajaran yang mengakui
eksistensi gejala supranatural “buat analisis penomena Alam” dan kekuatan gaib
yang melampaui penalaran ilmu pengetahuan*). Hanya motivasi sang praktisilah
yang akan menentukan hasil akhir dari praktek dari pengetahuan ini Lebihlah
mudah untuk mempelajari trik, ilusi, ilmu, dan metode yang menggunakan teknik
memanipulasi energi yang ada pada alam, berbagai pengaruh yang bervibrasi
rendah, kekuatan yang ada pada emosi manusia, energi yang kasat mata, yang
dipahami, dipelajari dan kemudian dimanipulasi. Tetapi hal ini merupakan ilmu
hitam (black magic) yang motivasinya sering berdasarkan kepentingan sang
individu yang menyalahgunakan ilmu ini.
Pengertian
Setan
Dalam
Bahasa Indonesia-Inggris Setan diartikan Satan, Devil, Evil; InggrKamus Bahasa
Indonesia menartikan Setan adalah Roh Jahat sedangkan Syaitan adalah Setan,
dengan demikian istilah yang tepat untuk bahasa Indonesia yaitu S E T A N. is-Indonesia mengartikan: Satan
artinya Setan; Devil artinya Syaitan, Iblis; Evil artinya Kejahatan. Setan
adalah Lucifer dan Lucifer adalah Malaikat Tuhan, istilah “malaikat” berarti “utusan.” (Yesaya
14:2 Lucifer = Bintang Timur, putra
Fajar). Kesaksian Alkitab tentang Lucifer:
-
Kolose 1:16 mengatakan: “Karena di dalam
Dia-lah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di
bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun
kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia
dan untuk Dia.”
-
Yehezkiel 28:11-12 mengatakan: Lalu
datanglah firman TUHAN kepadaku: Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan
mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH:
Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah. (ref Yeh.
28:13-19 gambaran raja Tirus manifestasi
Lucifer).
-
Walaupun malaikat adalah Ciptaan yang
indah, namun mereka tidak boleh disembah karena malaikat adalah ciptaan Tuhan.
Hanya Tuhan, Sang Pencipta saja yang patut disembah. (Wahyu 22:8-9).
Mengapa SETAN
di sembah ? (Lukas 4:5-7).
Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia
memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia (janji setan) (ay 5). Kata Iblis
kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu,
sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa
saja yang kukehendaki (ay 6). Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu
akan menjadi milik-Mu." (ay 7). Setan disembah yang kemudian Setan menepati
janjinya yaitu memberikan Kerajaan Dunia (Ini bentuk transaksi SETAN).
Apakah
Setan datang kepada manusia atau manusia yang mencari kerajaan dunia datang
kepada Setan? Apakah tidak ada AKIBAT menyembah Setan? Banyak kejadian yang
merupakan akibat penyembahan kepada Setan. Misal: Yesus berkata kepadanya:
"Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia
sajalah engkau berbakti!" (Luk. 4:8).
Identitas
Setan
Pendapat
yang dapat dipercaya mengatakan Setan dan roh-roh jahat sangatlah rusak
sehingga mereka adalah musuh Allah dan hal yang tertinggi dari kuasa mereka,
sebagai pembunuh yang menunggu untuk menghancurkan gereja dan para anggotanya,
dan oleh kelicikannya mereka untuk menghancurkan semua; dan oleh kejahatan
mereka sendiri mereka masuk ke dalam murka kekal, yang setiap hari menantikan
kehancuran mereka yang mengerikan. Salah satu cara untuk mengenal identitas
(ciri-ciri) Setan adalah melalui mengidentifikasi nama-namanya yang merujuk
kepada sifat, kegiatan dan sepak terjangnya. Nama-nama Setan antara lain:
Abadon atau Apolyon (Why. 9:10) artinya malaekat jurang maut; pendakwa
saudara-saudara kita (Why. 12:10), penyesat internasional (Why. 12:9), si jahat
(Mat. 13:19), Pendusta dan Bapa segala dusta (Yoh. 8:44). Kuasa dan kekuatan
Setan atas dunia nampak dari nama-nama: ilah zaman ini (2 Kor4:4), penguasa
dunia (Yoh 12:31), penguasa angkasa (Ef 2:2). Prestasi yang hebat nampak dari
nama-nama: seluruh dunia berada di bawah kuasanya (I Yoh 5:18-19). Tipu
muslihat dan kejahatannya nampak melalui julukan-julukan: naga besar, si ular
tua (Why 12:9), si penggoda (Mat 4:1-10), pembunuh sejak semula (Yoh 8:44),
yang berbuat dosa dari mulanya (1 Yoh 3:8).
-
Keganasan dan kebengisannya dalam
memangsa manusia nampak dari nama: singa yang mengaum-aum (1 Ptr 5:8).
-
Pekerjaannya sebagai hakim terhadap
manusia jelas dari nama: pendakwa (Why 12:10).
-
Sukses dan rekornya dalam berbuat jahat
nampak melalui julukan: si jahat (Mat 13:19).[3] Salah satu cara untuk mengenal
identitas (ciri-ciri) Setan adalah melalui mengidentifikasi nama-namanya yang
merujuk kepada.
Setan Di Indonesia
Nama-nama
Setan yang muncul di Indonesia: Kutiklanak, Sundel Bolong, Tuyul, Pocong,
Genderuwo, Kemamang, Bewe Gombel, Orang Bunian, Siluman, Leak, Rangda.
a. Kutiklanak,
Kuntilanak (bahasa Melayu: puntianak, pontianak) adalah hantu yang dipercaya
berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal
karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama
"kuntilanak" atau "pontianak" kemungkinan besar berasal
dari gabungan kata "bunting" (hamil) dan "anak". Mitos ini
mirip dengan mitos hantu langsuir yang dikenal di Asia Tenggara, terutama di
nusantara Indonesia. Mitos hantu kuntilanak sejak dahulu juga telah menjadi
mitos yang umum di Malaysia setelah dibawa oleh imigran-imigran dari nusantara.
Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat
"bersemayam", misalnya pohon waru yang tumbuh condong ke samping
(populer disebut "waru doyong").
b. Sundel
Bolong, Sundel bolong Jenis Setan yang memiliki lubang di punggung. umumnya
digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dan bergaun panjang warna
putih yang bolong ("berlubang tembus") di bagian punggung yang
sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut
terlihat. Dalam mitos nusantara, hantu sundel bolong adalah arwah penasaran
dari wanita yang mati karena diperkosa dan kemudian melahirkan anaknya di dalam
kubur. Sundel bolong menurut mitos juga suka mencuri bayi-bayi yang baru saja
dilahirkan. Sundel bolong menurut mitos sangat malu dengan lubang pada badannya
dan selalu berusaha menutupinya. Hantu sundel bolong dikatakan sering menjelma
sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri di jalan yang sunyi. Ada dugaan
bahwa mitos ini dahulu diciptakan dan disebarkan di nusantara untuk
menghindarkan wanita yang berjalan sendirian saat malam hari di pedesaan dari
gangguan laki-laki yang berniat jahat, terutama untuk memperkosa.
c. Tuyul,
Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa,
adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala
gundul. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan
tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, orang memasang yuyu
di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa
akan tugas yang dibebankan pemiliknya. Kejadian tuyul dipercaya berasal dari
janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal
dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti
laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.).
Kemungkinan besar tuyul juga sejenis alien.
d. Pocong,
Pocong, atau pocongan adalah istilah yang merujuk kepada jenazah yang dibalut
kain kafan. Mereka yang percaya akan adanya hantu ini beranggapan, pocong
merupakan bentuk protes dari si mati yang terlupa dibuka ikatan kafannya
sebelum kuburnya ditutup. Meskipun pocong dalam film sering digambarkan
bergerak melompat-lompat, mitos tentang pocong malah menyatakan pocong bergerak
melayang-layang. Keadaan ini pula yang menimbulkan suatu pernyataan yang biasa
dipakai untuk membedakan pocong asli dan pocong palsu di masyarakat: Lihat saja
cara berjalannya. Bila berjalannya melompat-lompat, lempar saja dengan batu,
pasti akan teriak-teriak. Kepercayaan akan adanya hantu pocong hanya berkembang
di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatera. Walaupun penggambarannya mengikuti
tradisi muslim, umat beragama lain pun ternyata dapat mengakui eksistensi hantu
ini.
e. Genderuwo,
Genderuwa (dalam pengucapan Bahasa Jawa: "Genderuwo"; bahasa Kawi
gandharwa) adalah mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang
berwujud manusia (merupakan kepercayaan dominan di zaman kerajaan Hindu Buddha
di nusantara dengan digambarkan sebagai makhluk berwujud manusia berjenis
kelamin pria). Genderuwa dipercaya sebagai sosok makhluk yang iseng dan cabul,
karena kegemarannya menggoda manusia terutama kaum perempuan dan anak-anak.
Genderuwa kadang senang menepuk pantat perempuan, mengelus tubuh perempuan
ketika sedang tidur, bahkan sampai memindahkan pakaian dalam perempuan ke orang
lain}yang tinggal di kahyangan) mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan
warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di
sekujur tubuh. Genderuwa dikenal paling banyak dalam masyarakat di Pulau Jawa,
Indonesia. Orang Sun Asal-usul genderuwa dipercaya berasal dari arwah orang
yang meninggal secara tidak sempurna, bisa akibat bunuh diri, penguburan yang
tidak sempurna ataupun kecelakaan sehingga arwah orang tersebut merasa
penasaran dan belum mau menerima kematiannya. da menyebutnya
"gandaruwo" dan orang Jawa umumnya menyebutnya "gendruwo“.
Genderuwa tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia
dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu. Dipercaya bahwa tidak semua
genderuwa jahat, karena ada pula yang baik dan sikap mereka tergantung
bagaimana manusia bersikap, apakah mau berteman atau bermusuhan dengan
genderuwa tersebut.
f.
Kemangmang, Kemangmang: Istilah
Kemangmang mungkin sudah tercetus sejak berabad-abad silam. Dia dipercaya
sebagai makhluk yang berada dalam lingkup alam gaib. Termasuk bangsa jin.
Berbeda dengan jenis jin lain yang punya karakter dan bentuk penampakkannya menyerupai
fisik manusia, Kemangmang wujud penampakkan fisiknya disebutkan berupa sosok
katak air dalam ukuran jumbo. Setidaknya, kepercayaan semacam ini tumbuh subur
di kalangan masyarakat Pantura, Jawa Barat, khususnya di daerah Indramayu dan
sekitarnya. Selain ukurannya ratusan kali lipat dari ukuran katak air atau
Bangkong biasa yang hanya sekepalan tangan orang dewasa, pada bagian antara
kepala dengan punggung, atau persisnya di sekitar tengkuk Kemangmang, akan
muncul api yang berkobar-kobar. Api pada tengkuk Kemangmang ini bukan
halusinasi ataupun hanya api fatamorgana, melainkan api yang sanggup membakar
kayu-kayu kering. Konon dengan sebab ini, di sejumlah lokasi rawa-rawa dan
pertambakan di wilayah Pantai Utara Jawa Barat, kerap terjadi insiden kebakaran
hutan mangrove (bakau) yang, Banyak yang menduga kebakaran ini akibat ulah
Kemangmang.
g. Wewe
Gombel, Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh
jahat atau hantu yang suka menculik anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon
anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang
tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap
dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar,
Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya. Menurut cerita, mitos Wewe Gombel
dipercayai digunakan untuk menakut-nakuti anak-anak agar mereka tidak
berkeliaran di waktu malam hari. Ini disebabkan pada masa lalu, keadaan gelap
gulita amat berbahaya kerana hewan buas mungkin memasuki kawasan perkampungan
dalam kegelapan malam. Dengan itu Wewe Gombel diciptakan untuk menyelamatkan
mereka daripada ancaman tersebut.
h. Orang
Binian, Orang bunian atau sekedar bunian adalah mitos sejenis makhluk halus
dari wilayah Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Berdasar mitos tersebut,
orang bunian berbentuk menyerupai manusia dan tinggal di tempat-tempat sepi, di
rumah-rumah kosong yang telah ditinggalkan penghuninya dalam waktu lama.
Istilah ini dikenal di wilayah Istilah orang bunian juga kadang-kadang
dikaitkan dengan istilah dewa di Minangkabau, pengertian "dewa" dalam
hal ini sedikit berbeda dengan pengertian dewa dalam ajaran Hindu maupun
Buddha. "Dewa" dalam istilah Minangkabau berarti sebangsa makhluk
halus yang tinggal di wilayah hutan, di rimba, di pinggir bukit, atau di dekat
pekuburan. Biasanya bila hari menjelang matahari terbenam di pinggir bukit akan
tercium sebuah aroma yang biasa dikenal dengan nama "masakan dewa"
atau "samba dewa". Aroma tersebut mirip bau kentang goreng. Istilah
ini dikenal di wilayah Istilah orang bunian juga kadang-kadang dikaitkan dengan
istilah dewa di Minangkabau, pengertian "dewa" dalam hal ini sedikit
berbeda dengan pengertian dewa dalam ajaran Hindu maupun Buddha.
"Dewa" dalam istilah Minangkabau berarti sebangsa makhluk halus yang
tinggal di wilayah hutan, di rimba, di pinggir bukit, atau di dekat pekuburan.
Biasanya bila hari menjelang matahari terbenam di pinggir bukit akan tercium
sebuah aroma yang biasa dikenal dengan nama "masakan dewa" atau "samba
dewa". Aroma tersebut mirip bau kentang goreng. Hal ini dapat berbeda-beda
namun mirip, berdasarkan kepercayaan lokal masyarakat Minangkabau di daerah
berbeda. "Dewa" dalam kepercayaan Minangkabau lebih diasosiasikan
sebagai bergender perempuan, yang cantik rupawan, bukan laki-laki seperti
persepsi yang umum di kepercayaan lain. Selain itu, masyarakat Minangkabau juga
meyakini bahwa ada peristiwa orang hilang disembunyikan dewa / orang bunian.
Ada juga istilah "orang dipelihara dewa", yang saat bayi telah
dilarikan oleh dewa. Mitos ini masih dipercaya banyak masyarakat Minangkabau
sampai sekarang.
i.
Siluman, Siluman dalam berbagai cerita
rakyat adalah makhluk halus yang tinggal dalam komunitas dan menempati suatu
tempat. Mereka melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari layaknya manusia
biasa. Mereka juga mengenal peradaban. Siluman dapat berasal dari manusia biasa
yang kemudian meninggalkan alam kasar atau setelah orang meninggal ruhnya masuk
dalam masyarakat itu, atau memang sudah merupakan makhluk halus sejak awalnya. Pertemuan
antara manusia dengan siluman seringkali menjadi bagian dari cerita-cerita
misteri yang digemari. Siluman dikenal pula sebagai orang bunian dalam tradisi
masyarakat Sumatera. Mitos tentang Kanjeng Ratu Kidul merupakan satu mitos
tentang masyarakat siluman yang sangat dikenal suku-suku di Jawa, bahkan
digunakan sebagai legitimasi kekuasaan raja-raja pewaris Mataram. Beberapa
mitos tentang siluman lain:
·
Siluman Rawa Lakbok
·
Moksanya Prabu Siliwangi dan
pengikut-pengikutnya di Gunung Gede
·
Masyarakat penghuni Gunung Merapi (konon
dipimpin oleh Sunan Merapi) dan Gunung Lawu (konon dipimpin oleh Sunan Lawu)
j.
Leak, Leak (mitologi Bali) adalah
penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa
dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak
seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk
mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan
sihir. Ramuan sihir itu dapat mengubah bentuk leak menjadi seekor harimau,
kera, babi atau menjadi seperti Rangda. Bila perlu ia juga dapat mengambil
organ dari orang hidup. Diceritakan juga bahwa Leak dapat berupa kepala manusia
dengan organ-organ yang masih menggantung di kepala tersebut. Leak dikatakan
dapat terbang untuk mencari wanita hamil, untuk kemudian menghisap darah bayi
yang masih di kandungan. Ada tiga leak yang terkenal. Dua di antaranya
perempuan dan satu laki-laki. Menurut kepercayaan orang Bali, Leak adalah
manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah embrio agar
dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat mengubah diri menjadi babi atau
bola api, sedangkan bentuk Leyak yang sesungguhnya memiliki lidah yang panjang
dan gigi yang tajam. Beberapa orang mengatakan bahwa sihir Leak hanya berfungsi
di pulau Bali, sehingga Leak hanya ditemukan di Bali. Apabila seseorang menusuk
leher Leak dari bawah ke arah kepala pada saat kepalanya terpisah dari
tubuhnya, maka Leak tidak dapat bersatu kembali dengan tubuhnya. Jika kepala
tersebut terpisah pada jangka waktu tertentu, maka Leak akan mati. Topeng leak
dengan gigi yang tajam dan lidah yang panjang juga kadang-kadang digunakan
sebagai hiasan rumah.
k. Rangda,
Rangda adalah ratu dari para leak dalam mitologi Bali. Makhluk yang menakutkan
ini diceritakan sering menculik dan memakan anak kecil serta memimpin pasukan
nenek sihir jahat melawan Barong, yang merupakan simbol kekuatan baik. Menurut
etimologinya, kata Rangda yang dikenal di Bali berasal dari Bahasa Jawa Kuno
yaitu dari kata Randa yang berarti Janda. Rangda adalah sebutan janda dari
golongan Tri Wangsa yaitu:Waisya, Ksatria, Brahmana, Sedangkan dari golongan
Sudra disebut Balu dan kata Balu dalam bahasa Bali alusnya adalah Rangda.
Rangda sangatlah penting bagi mitologi Bali. Pertempurannya melawan Barong atau
melawan Erlangga sering ditampilkan dalam tari-tarian. Tari ini sangatlah
populer dan merupakan warisan penting dalam tradisi Bali. Rangda digambarkan
sebagai seorang wanita dengan rambut panjang yang acak-acakan serta memiliki
kuku, lidah, dan payudara yang panjang. Wajahnya menakutkan dan memiliki gigi
yang tajam.
l.
Jin, Jin (bahasa arab : جن ) secara
harfiah berarti sesuatu yang berkonotasi "tersembunyi" atau
"tidak terlihat". Dalam Islam dan mitologi Arab pra-Islam, jin adalah
salah satu ras mahluk yang tidak terlihat dan diciptakan dari api. Jin dalam
Mitologi arab dalam anggapan orang-orang sebelum Islam datang, Jin dianggap
sebagai makhluk keramat, yang harus disembah dan dihormati. Orang orang pada
masa tersebut menggambarkannya dalam bentuk patung sesembahan mereka. Jin dapat
mengubah Bentuk Setiap makhluk diberi Allah kekhususan atau keistimewaan
tersendiri, di mana salah satu kekhususan jin ialah dapat mengubah bentuk.
Misalnya jin kafir (syetan) pernah menampakkan diri dalam wujud orang tua
kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama, ketika suku Quraisy
berkonspirasi untuk membunuh Nabi Muhammad SAW di Makkah. Kedua, dalam perang
Badr pada tahun kedua Hijriah. (QS Al-Anfaal 8:48). Habitat para Jin Walaupun
banyak perbedaan antara manusia dengan jin, namun persamannya juga ada. Di
antaranya sama-sama mendiami bumi. Bahkan jin telah mendiami bumi sebelum
adanya manusia dan kemudian tinggal bersama manusia itu di rumah manusia, tidur
di ranjang dan makan bersama manusia. Tempat yang paling disenangi jin adalah
WC. Oleh sebab itu hendaknya kita berdoa waktu masuk WC yang artinya: “Ya
Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (gangguan) setan (jin) laki-laki dan setan
(jin) perempuan.” (HR At-Turmudzi). Keberadaan Jin Yang bisa diketahui dalam
hal ini adalah tanda-tanda keberadaan jin. Umpamanya, jin yang menampakkan diri
pada seseorang di rumah atau ditempat-tempat tertentu. Atau anggota
rumah/kantor yang sering kehilangan uang sementara menurut perkiraan sangat
tidak mungkin ada orang yang mencuri. Atau orang sering kesurupan kalau
memasuki tempat tersebut. Itu adalah bagian dari indikasi gangguan jin di
tempat tersebut. Jika sudah ada gangguan, maka Ruqyah Syar’iyyah adalah solusi
islaminya. Ada pun jika tidak ada gangguan di rumah atau di tempat kita, maka
pendeteksian keberadaan jin-jin jahat tak perlu dilakukan. Demikian juga
masalah deteksi jin pada diri seseorang. Tidak ada orang yang dapat melihat
keberadaan jin secara pasti dalam tubuh seseorang. Kalau ada yang mengaku mampu
mendeteksinya secara pasti, maka orang tersebut juga mempunyai jin yang tidak
boleh dimintai bantuan. Untuk memastikan keberadaan jin yang memasuki tubuh
seseorang adalah juga dengan Ruqyah Syar’iyyah. Yaitu, terapi nabawi berupa
membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan do’a-do’a yang ma’surat. Itulah satu-satunya
cara islami yang diajarkan Islam untuk menangani segala kasus yang berhubungan
dengan jin.
m. Jenglot
adalah figur berbentuk manusia yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm),
berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak
dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang. Jenglot
ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan, dan
Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia.
Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan
mistik dan dapat mengundang bencana. Secara medis, jenglot didefinisikan
sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh tim forensik Rumah Sakit
Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Melalui foto sinar Rontgen, tidak ditemukan unsur
tulang (sebagai penyangga organ mahluk hidup) namun hal yang mengejutkan justru
diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas. Setelah
diperiksa oleh Dokter Djaja Surya Atmaja dari Universitas Indonesia, ternyata
lapisan kulit itu memiliki DNA mirip primata sejenis manusia. Akan tetapi,
penyelidikan asal usul jenglot secara medis hanya dihentikan sampai di sana
karena pemilik jenglot tidak mengizinkan jenglot dibedah, agar tidak ada hal
buruk yang terjadi.
Hirarki
dan Tahayul
1.
Hirarki
Setan Pemerintahannya menggunakan Sistem Hirarki.
Hirarki kata Yunani στολη (stolē), "pakaian", arti ... sama, yang
merupakan penanda jenjang jabatan dalam hirarki. Dalam Efesus 6:12 memberikan
petunjuk adanya hirarki: PEMIMPIN TERTINGGI adalah IBLIS atau SETAN = Lucifer (
Eps 6:11, Wah 12:9 )
Pemerintah
– pemerintah ( archai )
Penguasa
– penguasa ( exousia )
Penghulu
– penghulu ( dunamis )
Roh
– roh jahat diudara ( kosmokratoras )
PRAKTEK OKULTISME
Penggagas utama/tokoh intelektual dari okultisme
adalah iblis dan para setan (Yoh. 8:44; 2 Tes. 2:9). Bentuk-bentuk Okultisme
Yang Biasa Ditemui di Masyarakat Tahayul, Ramalan nasib, ilmu sihir,
Spiritismen.
·
Tahayul, Tahayu merupakan kepercayaan
tidak beralasan yang berasal dari Iblis dan manusia menaati karena kuatir dan
takut jika melanggar keyakinan tersebut. (1 Timotius 4:7). Tahayul yaitu rasa
percaya yang menimbulkan ketakutan kepada sesuatu yang berasal dari kata orang.
Masyarakat di sekitar Merbabu mayoritas beragama Budha sehingga akan kita temui
beberapa Vihara di sekitar Kopeng. Penduduk sering melakukan meditasi atau
bertapa dan banyak tempat-tempat menuju puncak yang dikeramatkan. Pantangan
bagi pendaki untuk tidak buang air di Watu Gubug dan sekitar Kawah. Juga
pendaki tidak diperkenankan mengenakan pakaian warna merah dan hijau. Mengapa
13? Sebenarnya, kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari
pengetahuan kuno bernama Kabbalah. Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno,
yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang kemudian
diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya
terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu
gerakan politis dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di
kalangan selebritis dunia. Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang
secara ketat memelihara Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa
Yahudi ini membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat
lisan dan secara sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar
mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula sebagai
sebagai kaum Geometrian. Menurut mereka, angka 13 merupakan salah satu angka
suci yang mengandung berbagai daya magis dan sisi religius, bersama-sama dengan
angka 11 dan 666. Sebab itu, dalam berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka
selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu
jumlahnya 13. Juga Kartu Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).
·
Ramalan Nasib, Astrologi merupakan
gabungan antara ilmu Astronomi dengan ilmu ramal. Astrologi dapat dilihat
jutaan orang setiap hari melalui surat kabar, majalah, radio, TV, internet
ialah cabang ilmu alam yang melibatkan
pengamatan benda-benda langit (seperti halnya bintang,
planet, komet, nebula,gugus bintang, atau galaksi).
·
Ilmu Ramal, Meramal artinya menduga
[memperkirakan]; menelaah . Ilmu Ramal menggunakan alat (buku) untuk meramal.
Ramalan Melalui Benda-benda yang menggunakan kartu, daun teh, kopi, lidi
(ciamsie) atau hati binatang digunakan untuk mengetahui masa depan seseorang
sesuai tulisan, kode, angka atau simbol yang tertera dalam benda-benda yang
dipakai untuk meramal (Im.19:26). Ramalan Menggunakan Telapak Tangan ini biasa
ditemui di masyarakat. Ramalan ini diyakini dapat memberi petunjuk masa depan
seseorang sesuai garis tangannya (Yer. 29:11). Ramalan Astromantik ini
digunakan meramalkan situasi yang terjadi dalam suatu negeri berdasarkan bintang
yang kelihatan. Misalnya, munculnya komet (bintang berekor) sering diramalkan
akan terjadinya suatu goncangan politik dan kepemimpinan (Mat.2:5). Ramalan
Tongkat, Pendulum dan Bola Kristal. Orang Yunani, Romawi, Skit dan Jerman
sering menggunakan tongkat untuk meramal dan mencari petunjuk dari dewa.
Chronomancy adalah ilmu ramal yang dipakai untuk menentukan hari baik atau
buruk. Misalnya, memilih hari untuk pindah rumah, pernikahan, memulai usaha
baru. Chronomancy dilakukan orang Jawa. Geomancy merupakan ilmu ramal yang
berhubungan dengan keberuntungan, kesehatan berdasarkan tata letak bangunan,
rumah dan ruangan.
·
Ilmu Sihir, Ilmu Sihir adalah ilmu yang
bersangkut paut dengan perbuatan ajaib dan misterius yang dilakukan oleh dukun
atau orang yang mempunyai kesaktian. Jenis Ilmu Sihir dapat dibagi dalam
kegunaannya:
Ø Black
Magic adalah sihir yang digunakan untuk merugikan atau mencelakakan orang lain.
Ø White
Magic adalah sihir yang digunakan untuk melindungi diri; keselamatan;
kekayaan; pangkat atau jabatan.
Ø Jimat
dan Perhiasan yang disebut amulet biasa dipakai dalam okultisme. Amulet berasal
dari bahasa Latin yang artinya pertahanan. Amulet adalah jimat atau benda
perhiasan yang digunakan untuk menangkal kuasa jahat (Wah. 16:14).
Ø Benda-benda
Aneh Untuk Kekuatan Magis. Beberapa dukun menyimpan benda-benda aneh seperti
janin yang gugur. Janin tersebut dikeringkan, kemudian dibuatkan baju, tempat
tidur dan diberi makanan bayi sebagai sesajen pada saat-saat tertentu. Janin
tersebut “anak ambar” atau “jenglot” yang dipakai dukun untuk meramal atau
mengetahui masa depan bagi anak-anak yang dibawa orang tuanya (Ul. 7:25-26).
Ø Magis,
Sihir atau Tenaga Dalam. Kata magis berasal dari kata magus (Persia kuno).
Magus adalah golongan imam dari agama Zoroaster yang sering melakukan perbuatan
ajaib dengan pertolongan jin (Kel. 21:14).
Ø Kekebalan
Tubuh di berbagai negara Asia, khususnya di Indonesia, praktek berpuasa dan
bersemedi untuk meningkatkan tenaga dalam agar tidak mempan senjata tajam.
Biasa ditemui di lingkungan masyarakat yang keras. Mereka biasanya memakai
mantera-mantera pengundang roh, berpuasa dan bersemedi agar mampu bersaing
dengan lawan yang lebih besar.
Ø Mengendalikan
Pikiran Orang Lain. Praktek okultisme yang sering dilakukan orang adalah
mengendalikan pikiran orang lain dengan ilimu pelet. Pengasihan, sihir atau
hipnotis sehingga pikiran dan kesadaran seseorang dikendalikan iblis atau
jimat-jimat yang diberi mantera khusus oleh dukun (Ef.3:20).
Ø Yoga
berhubungan dengan latihan-latihan pernafasan, posisi tubuh dan meditasi atau
pengosongan pikiran (Kej. 2:7). Yoga (Aksara Dewanagari योग)
dari bahasa Sanskerta (योग) berarti
"penyatuan", yang bermakna "penyatuan dengan alam" atau
"penyatuan dengan Sang Pencipta". Yoga merupakan salah satu dari enam
ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau
tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca
inderanya dan tubuhnya secara keseluruhan. Ajaran Yoga dibangun oleh Maharsi
Patanjali, dan merupakan ajaran yang sangat populer di kalangan umat Hindu.
Ajaran yoga merupakan ilmu yang bersifat praktis dari ajaran Veda. Yoga berakar
dari kata Yuj yang berarti berhubungan, yaitu bertemunya roh individu
(atman/purusa) dengan roh universal (Paramatman/Mahapurusa). Maharsi Patanjali
mengartikan yoga sebagai Cittavrttinirodha yaitu penghentian gerak pikiran.
·
Spiritisme, Spiritisme adalah praktek
okultisme yang didasarkan kepada keyakinan bahwa orang mati dapat berhubungan
dengan orang hidup. Banyak orang terlibat dalam praktek okultisme jenis
spiritisme. Praktek-praktek spiritisme antara lain berupa bertanya kepada arwah
orang mati, seperti:
Ø Necromancy
atau Spiritisme merupakan komunikasi dengan roh-roh jahat melalui mediumik
(dukun atau perantara). Mediumik berkomunikasi dengan roh-roh jahat untuk
meminta petunjuk, nasihat, kekuatan, keberanian, bimbingan dalam mengambil
penting (1 Sam. 28:3-5).
Ø Permainan
Jailangkung (Quija). Permainan ini banyak dilakukan remaja-remaja di berbagai
negara. Inti permainan ini berkomunikasi dengan roh-roh jahat (spiritisme)
untuk menanyakan masa depan seperti jodoh, pekerjaan, nasib, keuangan, sekolah
(Im. 19:31, 20:6).
Perhatian
untuk Spritisme: Dalam Ayub 7:9-10,- Alkitab menjelaskan alasannya bahwa orang
mati tidak bisa muncul kembali ke rumahnya dan tidak dikenal lagi oleh tempat
tinggalnya. Jadi, siapakah yang muncul dan berhubungan dengan orang yang hidup
itu? Mereka adalah roh-roh jahat yang menyamar dan menipu sebagai orang yang
mati. Orang mati memiliki dunianya sendiri – bilamana mereka adalah orang yang
mati di dalam Kristus maka mereka akan berada di Firdaus sebagaimana perkataan
Tuhan Yesus kepada penjahat yang di salib itu. Tetapi mereka yang mati di luar
Kristus maka mereka akan berada di Hades atau Neraka. Mereka semua tidak dapat keluar
masuk dari tempat tersebut. Lukas 16:31. Tontonan film okultisme seperti film Sundel Bolong, Nyai Loro Kidul, Malam
Jum'at Kliwon dan sejenisnya, jelas-jelas mengangkat tema okultisme. Masih
banyak film-film seputar itu akan di produksi. Untuk dunia bukan hal asing dan
tidak terlarang mutlak, tetapi dalam kehidupan iman Kristen mutlak dilarang
- Allah memberikan Firman-Nya Dalam
Ulangan 18:10-13, - dijelaskan mengenai perintah untuk meninggalkan
praktek-praktek okultisme. Namun tidak dapat dipungkiri banyak Orang percaya
terlibat dalam Praktek Okultisme dalam hal ini perlu memahami yang berhubungan
dengan keberadaan SETAN.
DAMPAK MENGGUNAKAN OKULTISME
SECARA
ROHANI
-
Mengalami DEPRESSI TAKUT, GELISAH,
karena IBLIS tidak dapat memberikan damai sejahtera.
-
Sikap tertutup keras terhadap FIRMAN
ALLAH, tidak menyukai FIRMAN ALLAH (II Taw 33:1-3,5-7,9-10 )
-
Dikuasai roh untuk meragukan Firman Allah
-
Ada keinginan untuk menghujat nama Tuhan
Yesus.
SECARA
PSIKOLOGIS / MENTAL
-
Timbul pikiran untuk bunuh diri ( I Sam
28; I Taw 10:1-4; Mat 27:1-5; Yoh 8:44 )
-
Gejala adanya ketakutan yang tidak
normal
-
Timbul pikiran najis, porno, hawa nafsu,
mata penuh zinah.
-
Kemarahan atau hawa nafsu marah yang
tidak normal (Kej 4:4-8; I Petr 5:8 “ Roh Harimau)
SECARA
FISIK
-
Urat syaraf terganggu ( Eps 2:2 ; I Sam
16:14-23 ; Luk 13:11,16 ) >< Mark 5:1-20 = sudah waras )
-
Kemandulan dan kematian yang tidak wajar
( Kel 23:24-26 ).
DALAM
KELUARGA
-
Keluarga menjadi kacau dan berantakan (
Broken Home/ Family ) ( Kej 34:1-35 ; 11:5, khususnya Kej 35:1-5 )
-
Keturunan menjadi kacau dan terkutuk,
tidak normal, cacat, sial, terlaknat dan terhukum turun menurun ( Kel 20:4,5
>< I Petr 1:18,19 ).
-
Di ambil dari buku Antara Kuasa Gelap
dan Kuasa Terang oleh : Pdt. Pondsius Takaliwang, M. Div, Th 2000 (INTERNET).
Simbol-simbol
Satanisme
-
Pentagram
-
Baphomet, pentagram, kepala kambing
-
666 angka setan
-
Salib patah (broken cross)
-
Diana dan Lucifer aradi is the daughter
of the goddess Diana and Lucifer God
-
Mexagam bitang 6 pentujuk
-
Unicorn Horn atau Unicorn Horse
-
Chow siang (Bah-Gua)
-
Anarchy (simbol Resmin kaum mudah the
generation-X
-
Yin-Yang
-
Ennegram (9 pentunjuk G.Z.B)
-
Swastika (simbol Babilonia+ India,
Buddah)
-
The third eye Hindu (mata ke 3 didahi
orang)
Ciri-ciri dikuasai oleh setan
Bagaimana
setan bisa masuk dalam diri manusia? ”
Penjelasan itu memberikan beberapa poin penting:
1. manusia
itu seperti sebuah rumah.
2. iblis
dapat masuk, tinggal, dan menguasai rumah itu. Iblis dapat diusir keluar dari
rumah itu (Mat 12:43-45; Yak 4:7).
3. iblis
akan masuk kembali dan merebut manusia itu kembali karena memang ingin
menghancurkan manusia (Yoh 10:10).
4. maka
rumah itu jangan engan Penghuni baru (Rohdibiarkan kosong, harus diisi d Kudus)
sehingga manusia percaya menjadi rumah Tuhan, Bait Roh Kudus (1 Kor 6:19).
Siapa
manusianya? Orang berdosa (Dosa Yang menjalar) atau orang yang dalam iman
Kristen sejati – faktor umum:
-
bisa karena kutuk garis keturunan.
Seorang anak bisa terikat iblis sejak lahir karena faktor orangtua yang juga
terikat kuasa gelap. Makanya ada penyakit turunan, kutuk turunan, kutuk
warisan, dan juga ilmu gaib warisan.
-
keterlibatan pada okultisme.
-
sakit-penyakit yang menyebabkan
pertahanan jasmani-rohani kita lemah sehingga iblis bisa menerobos masuk.
-
kelemahan jiwa (stress, depresi, ketakutan,
marah, benci, patah hati, dst) menyebabkan pertahanan rohani lemah dan iblis
pun masuk.
-
serangan kuasa gelap (misalnya terkena
sihir, tenung, guna-guna).
-
diserang iblis yang berkuasa atas
wilayah tertentu (misalnya diserang iblis yang ada di kuburan atau tempat
angker, rumah angker, dll).
-
dimasuki iblis karena belajar ilmu gaib,
tenaga dalam, dll.
-
dikuasai iblis karena sengaja menyembah
iblis (misalnya mengikuti ritual seks, ritual gereja setan, dll).
- dikuasai iblis karena hidup dalam dosa
(perzinahan menyebabkan orang terikat roh najis, pembunuhan membuat si pembunuh
dikuasai roh jahat, dst).
Dunia
menurut pernyataan Setan sudah di serahkan kepada nya (Lukas 4:6). Setan bukan
hanya ingin menguasai dunia tetapi juga ingin menguasai makluk Tuhan yaitu
manusia, ciri-ciri manusia dikuasai Setan:
-
Suka berbohong ( Dusta ) = KPR 5:3 (
Stop April Mob ! )
-
Perceraian ( I Kor 7:5b )
-
Pengecut ( Luk 22:31 )
-
Pemilihan hari-hari untuk acara-acara
khusus ( Nikah, dsb )
-
Tahyul: Percaya Angka 13 sebagai sangka
sial, dll.
-
Suka ke dukun / paranormal
-
Pegang jimat / Keris
-
Memajang patung: ukiran naga ( Leong
),Leak, Dewa-dewa, Pewayangan di Dinding Rumah/ Kamar.
-
Suka memutar-balik kebenaran Firman
Tuhan, Menentang Firman Tuhan
-
Menghujat Roh Kudus
-
Menggantung Buah-buahan dan padi diatas
kerangka Atap Rumah waktu membangun Rumah.
-
Makan makanan Sesajen ( Nasi Kuning,
Bubur Hitam, Buah, Daging, Kue,dsb ).
Orang
dapat dikuasai setan bila:
1. Orang memilih menjadi sesat
2. Orang memilih pertolongan manusia (dukun,
peramal, dll)
3. Orang yang sejak kecil dipersembahkan pada
setan
Maka, setan tidak menyerang orang fasik;
sebab orang fasik ialah milik setan. Sasaran setan adalah orang percaya. Setan
mengincar orang percaya. Setan menunggu orang percaya lemah sehingga dengan
mudah setan menguasai orang percaya. Manusia digambarkan sebagai rumah.
Perbedaannya pada orang fasik = rumah kosong, sementara orang percaya = rumah
berisi. Orang percaya “dihuni” oleh Roh Allah, sehingga roh jahat (seharusnya)
tidak dapat masuk. Iblis dapat diusir pergi dari “rumah” tadi, sehingga “rumah”
menjadi kosong. Rumah yang kosong dapat diisi setan yang lebih jahat dan lebih
banyak yang menghuni “rumah kosong” tadi. Oleh sebab itu, “rumah” tadi jangan
sampai kosong. Visi jelas daripada iblis. Ia berkeliaran dengan tujuan jelas
tersebut. Ayub yang senantiasa dicobai iblis menggambarkan seberapa iblis
berambisi menumbangkan Ayub. Tetapi Allah yang mengijinkan semuanya itu
terjadi, menyayangkan nyawa Ayub. Dari sini jelas bahwa nyawa orang percaya adalah
aman (sebab dalam tangan Tuhan). Orang percaya (fasik) dikategorikan sebagai
serigala, lalang, dan kambing dapat dilepaskan juga. Tapi harus diberikan
gembala agar menjadi domba yang sungguh-sungguh. Orang awam biasanya menentukan
sikzofrenia dengan ciri: mudah tersenyum dan keadaan abnormal lainnya. Orang
percaya yang “dikuasai” setan, maka masuk dalam kategori skizofrenia. Jika
orang bukan percaya “dikuasai” setan, maka masuk dalam kategori kerasukan.
Bedanya
Gila dan pelepasan
Membedakan gangguan jiwa khususnya
skizofrenia dengan kerasukan setan, bagi awam tidaklah mudah. Kerasukan setan
mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Ada
bukti pengetahuan dan intelektualitas baru yang sebelumnya tidak dimiliki
korban. Si penderita bisa bicara dalam bahasa asing yang tidak pernah ia
pelajari sebelumnya.
2.
Ia tidak mengenal identitas dirinya
dengan benar, muncul “kepribadian baru”. Si penderita kadang memperkenalkan
diri sebagai setan — penyebutan diri sebagai setan biasanya sebagai orang
pertama. Korban berbicara sebagai orang ketiga. Dia suka menyebut dirinya
sebagai setan atau sekelompok roh yang hebat. Pada penderita skizofrenia,
kesadaran akan realitas bisanya terganggu. Ia tidak dapat mengenali dirinya,
bahkan tidak menyadari bahwa dirinya sakit. Ia juga biasanya tidak
sampai menyebut dirinya sebagai setan.
3. Dia
memiliki keinginan yang kuat untuk mengutuk/menghujat Allah. Juga
membenci kegiatan doa atau ibadah.
4. Ia
memiliki kekuatan yang besar sehingga dapat mematahkan rantai yang mengikatnya.
Padahal dia sangat kurang makan dan punya kesehatan yang buruk.
5. Orang
tersebut biasanya langsung sembuh/normal setelah setan diusir dari dalam
dirinya. Perubahan dan kesembuhannya mendadak. Ini tidak mungkin pada
skizofrenia yang membutuhkan proses dalam pengobatan.
6. Di
saat proses penyembuhannya terjadi pemindahan okultis (roh) dari tubuh si
penderita ke bagian (mahkluk) lain.
Lukas 8:26-39)
Sakit
Jiwa
1. Ada
keinginan yang kuat untuk bunuh diri. Umumnya mereka punya konsep diri yang
sangat rendah (merasa diri tidak berguna). Mereka mempunyai masalah
yang besar dalam kepribadian dan tingkah lakunya. Mereka umumnya
mempunyai siksaan batin yang berat karena problema kehidupan yang berat.
Untuk meringankan atau melupakan beban yang berat itu ia tidak merawat
atau kadang menyiksa tubuhnya sendiri.
2. Adanya
waham = keyakinan atau pikiran yg salah krn bertentangan dng dunia nyata serta
dibangun atas unsur yg tidak berdasarkan logika; sangka; curiga (delusi =
pikiran atau pandangan yg tidak berdasar (tidak rasional), biasanya berwujud
sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yg tidak berdasarkan
kenyataan; khayal), halusinasi, bicara terdisorganisasi (sering menyimpang),
perilaku yang aneh, gejala negatif (pedataran afektif, tidak ada kemauan)
dan terjadinya disfungsi sosial/pekerjaan.
3. Penderita
mudah curiga, cenderung depresi, cemas, tegang, gampang marah, dan perasaannya
mudah berubah. Sebagian mengalami gangguan makan dan sulit tidur.
4. Ada
masanya penderita kehilangan energi dan motivasi, lebih susah mengingat dan
berkonsentrasi. Penderita biasanya merasa segala sesuatu di sekitarnya
berubah, sehingga ia merasa asing di lingkungannya sendiri.
5. Umumnya
mereka langsung tidak bisa berfungsi dengan baik dalam kehidupan sosialnya,
sebab mengalami halusinasi, yakni si penderita mendengar, melihat,
mencium, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Juga mengalami waham
(delusi), yakni penderita meyakini sesuatu yang tidak wajar dan aneh.
6. Ia
menjadi pasif dan tidak ada perhatian pada keluarga atau lingkungannya,
penderita hidup dalam dunianya sendiri. Tidak mau mengurus diri (tidak mau
makan, tidak mau mandi). Ia juga kehilangan perasaan atau emosinya menjadi
datar.
Langkah-langkah pelepasan dari
kegelapan/Okultisme
-
Membuat pengamatan keterlibatan dalam praktek
Okultisme.
-
Mengadakan pembongkaran dosa dengan
teliti.
-
Mengadakan pengakuan dosa yang serius
-
Mengadakan pelepasan dan berita
pengampunan.
-
Membimbing untuk menerima Tuhan Yesus
secara jelas.
-
Menyerahkan diri sepenuhnya dan
seutuhnya serta tunduk kepada Tuhan
Cara mengusir Setan
-
Baca Firman Tuhan ( Mat 4:1-11 ).
-
Pujian (contoh Peristiwa Daud dan Saul).
-
Dialog dengan Iblis dan Tanya namanya
dan alas an ia merasuk manusia ( Mark 5:6-13 ).
-
Mengenyah Iblis ( Mat 4:10-11 ),
Mengusir ( Mat 9:32-34 ; Mark 16:17 ).
-
Tengking ( Menegur ) dengan keras ( Mat
17:18 ; Mark 9:25,26 )
Prinsip Iblis Pergi
Beberapa
prinsip Iblis mau pergi kalau kita melakukannya dengan: Setan hanya akan pergi
kalau kita mengusirnya dengan iman, bukan dengan keberanian kita. iman n 1 kepercayaan
(yang berkenaan dengan agama); keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi,
kitab, dan sebagainya: -- tidak akan bertentangan dengan ilmu; 2 ketetapan
hati; keteguhan batin; keseimbangan batin;
beriman beriman mempunyai iman (ketetapan hati); mempunyai keyakinan dan
kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; berimankan percaya kepada; mengimani meyakini
dan mepercayai: sampai mati ia tetap agamanya; keimanan keimanan keyakinan;
ketetapan hati; keteguhan hati: kita wajib memperkuat ~ kita kepada Allah. Ada
rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu
Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang
mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang
dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Sebab kepada yang seorang
Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain
Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang
seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan
karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk
mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat,
dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam
roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa
roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh
itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang
memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang
dikehendaki-Nya. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya
banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh,
demikian pula Kristus. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, Sebab
di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita
kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Kristus telah menebus kita dari kutuk
hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah
orang yang digantung pada kayu salib!" (1 Kor.12; Efesus 1:4; Gal. 3:4).
Kita
harus tahu bahwa Yesus sudah mengalahkannya secara total. Lawanlah setan dengan
iman yang teguh (1 Pet 5:9). Setan hanya akan pergi kalau kita mengusir dia
dengan otoritas yang diberikan Tuhan. Ingat! Sejak kita lahir baru dan menjadi
murid Kristus, kita diutus ke dunia seperti Kristus diutus (Yoh 17:18.
Dan kita telah diberikan otoritas untuk mengalahkan setan dan tidak ada kuasa
iblis yang membahayakan kita, (Luk 10:19-20). Setan hanya akan pergi kalau kita
pemilik tubuh itu sendiri yang mengusirnya. Jadi, di dalam pelepasan, maka
orang yang bersangkutanlah yang harus mempunyai keinginan dan keputusan untuk
mengusirnya keluar. Konselor atau pembimbing hanyalah membantunya. Kecuali
kasus pada orang yang belum percaya, maka pengusiran setan dapat terjadi dari
sepihak, yaitu pihak orang yang percaya.
-
Setan biasanya hanya akan pergi kalau
kita membiarkan tempat-tempat atau
benda-benda okultisme dihancurkan atau
dimusnahkan.
-
Sebelum didoakan, pastikanlah bahwa kita
telah mengambil keputusan untuk menghancurkan dan menyingkirkan benda-benda
tersebut.
-
Kecuali kalau benda-benda tersebut tidak
dapat diambil karena tertanam di tempat tertentu atau sudah sulit diambil atau
kita telah lupa di mana benda-benda tersebut berada.
Mengambil
keputusan untuk menyerahkan benda-benda tersebut ke tangan Tuhan untuk
dihancurkan. Tetapi kita jangan terlalu pusing dengan benda-benda tersebut.
Yang lebih penting adalah hati kita tidak boleh menjadi tempat bagi kuasa
kegelapan untuk bekerja. Setan-setan hanya akan pergi kalau kita telah secara
total memutuskan hubungan atau ikatan khusus yang kita buat dengannya. Umumnya
di dalam perbuatan-perbuatan okultisme, telah terjadi apa yang disebut SUMPAH atau
PERJANJIAN. Sumpah tersebut adalah alasan kuat yang membuat setan tidak mau
pergi. Sumpah apakah? Sumpah kepada roh jahat bahwa Anda akan setia kepadanya,
jika tidak Anda akan terkutuk, sakit, mati atau mengalami kecelakaan. Sumpah
bahwa Anda mengasihi ilmu / kuasa tertentu sampai akhirnya Anda membuat
perjanjian darah dengannya. Batalkanlah sumpah-sumpah tersebut! Kita hanya
boleh berada di dalam suatu ikatan yaitu Perjanjian baru. Semua
perjanjian-perjanjian yang lain harus dibatalkan. Janganlah membiarkan tangan
setan yang tidak mempunyai kuasa itu untuk mencabut nyawa Anda. Nyawa Anda
sepenuhnya hanya ada di dalam tangan Tuhan.
Yang Melayani Pelepasan
1. Yesus,
itu sangat jelas. Alkitab mencatat pelayanan-pelayanan pelepasan yang
dilakukan-Nya (misalnya Mrk 9 :14-28).
a. Tuhan
Yesus Manusia Sejati dan Ilahi Sejati.
b. Tuhan
Yesus Vs Setan (ciptaan).
c. Setan
jelas tidak Bodoh.
2. Para
murid Yesus (Mat 10 :8; Luk 10 :17-19).
3. Para
rasul, misalnya Rasul Paulus (Kis 19 :11-12)
4. Setiap
orang percaya. Pelayanan pelepasan itu merupakan tanda-tanda yang menyertai
setiap orang percaya (Mrk 16:17)Sekalipun mengusir setan merupakan tanda yang
menyertai setiap orang percaya, Tuhan memakai anggota-anggota Tubuh Kristus
tertentu untuk melakukan kuasa itu sebagai sebuah spesialisasi pelayanan. Jadi,
meskipun semua orang percaya bisa mengusir setan, ada hamba-hamba Tuhan yang
secara khusus diberi panggilan, urapan, dan karunia untuk melayani pelepasan.
Frank Hammond dan Win Worley adalah contoh hamba-hamba Tuhan yang dipanggil dan
diurapi secara khusus untuk melayani pelepasan.
Komentar
Posting Komentar